Lazismu

Berbagi untuk sesama tak perlu menunggu kaya.

Universitas Negeri Makassar

Universitas Negeri Makassar

FIP UNM

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.

IMM UNM

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Negeri Makassar.

Alhamdulillah I'm Muslim

I'm Muslim and I'm Proud of It

Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Mei 2015

Download Buku Panduan Ramadhan


PIKOM IMM FIP UNM - Bismillahirrahmanirrahim. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia, karena di dalam bulan Ramadhan, Al Qur'an diturunkan. Oke langsung saja, kali ini kami akan membagikan file buku panduan Ramadhan, gratis kok. Yang minat mau download, silahkan klik link dibawah
Semoga bermanfaat dan silahkan sebarkan ke kerabat - kerabat dan teman - teman kalian.

Ket : Ingin bergabung dalam menyebarkan dakwah Islam ? Silahkan klik disini
Wassalam

Sumber :
http://muslim.or.id/dari-redaksi/download-pdf-buku-panduan-ramadhan.html

Selasa, 24 Februari 2015

I BELIEVE Jomblo Bermartabat Married Bermartabat

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEix9WuJmw6qExxAbnREQsB-r_AKUMNIMorG-gnO4tOlHHFsCcbwulfNezQrGebEkzFKhkL7wgTte0_0NYu67vOD0j6k9eWiPQD8yoUpZEGK7tDM4z19fiBOklEezcuTxwMyV2c6tkcCBTY/s320/happy-jomblo.png
PIKOM IMM FIP UNM - Bismillahirrahmanirrahim.

Jomblo itu keren!
Jomblo berasal dari bahasa latin “jomblous” artinya “sendiri”. Jaman sekarang, kebanyakan anak muda tidak menyukai kata ini. Anak muda yang masih singel atau baru-baru putus sama pacarnya segera cari gebetan baru agar tidak jomblo. Padahal jomblo itu keren loh!

Kita sebagai seorang pendakwah tentu senang dengan istilah ini, lebih memilih jomblo dan memantaskan diri menjadi lebih baik daripada menjalin hubungan terlarang yakni pacaran. Pacaran merupakan jalan pintas untuk mencicipi kemaksiatan dan tentu hal ini dilarang dalam islam. Jadi, cukup memantaskan diri sebagai persiapan bertemu dengan jodoh kita. Kita tidak perlu khawatir karena Allah pasti akan mempertemukan jodoh hamba-Nya, sebagaimana dalam firman Allah:
 
“Dan diantara bukti-bukti kekuasaan-Nya, diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari sejenismu, supaya kamu merasa tenteram di sampingnya dengan diadakan-Nya rasa cinta dan kasih sayang diantaramu. Sesungguhnya dalam hal ini terdapat bukti untuk kaum yang berpikir”. 
(QS. Ar Rum [30] : 21) 

Jodoh itu adalah cerminan diri kita sendiri. Jika kita baik maka baik pula jodoh kita dan jika kita buruk maka buruk pula yang akan kita dapatkan. Jangan mengharapkan jodoh sesaleh Ali bin abi Thalib jika tidak sesaleh Fatimah Az Zahrah. Sebagaimana dalam firman Allah:

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulai (syurga).” 
(QS. An Nur [24] : 26)

A. Jadilah Jomblo Berkualitas!
Jomblo itu bukan nasib tapi prinsip yang harus kita pegang dan pertahankan. Berikut adalah tips-tips jomblo berkualias:

1) Beriman agar tidak gampang goyah.
2) Fokus pada cita-cita dan membahagiakan orang tua.
3) Bersungguh-sungguh memantaskan dirinya dalam menanti jodoh yang saleh, ingat Man Jadda Wa Jadaa
4) Istiqomah, konsisten pada kejombloan kita.

B. Udah Deh Gak Usah Pacaran
Cinta diperbolehkan dalam Islam dan itu merupakan fitrah manusia dan juga merupakan angugerah terindah. Cinta sejati hanya milik Allah, jadi mencintailah karena Allah. Cinta yang hakiki hanyalah cinta kepada Allah swt. dan mencintai karena Allah. Cinta dua insan yang dianggapnya ia berpacaran maka itu hanyalah cinta semu dan sesaat karena itu hanyalah dorongan nafsu belaka. Cinta yang hanya mengantarkan kepada perzinahan. Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk menjaga langkah kaki kita agar tidak terpelet ke jalan syaitan.

C. Putusin Aja Deh
Kalau kita melihat realita yang ada, begitu banyak anak muda yang hanyut dalam arus percintaan. Mereka seolah-olah tidak sadar dengan apa yang akan terjadi pada dirinya di masa depan. Barulah mereka sadar jika di dalamnya sudah terdapat kekecewaan. Cinta yang terjalin hanyalah sia-sia. Punah beribu harapan, impian, dan janji-janji.

Jangan menganggap bahwa putus cinta sebagai alasan untuk menyesal seumur hidup apalagi sampai membuat stess. Jika sekarang anda berpacaran maka ungkapkan kepada pacar anda bahwa hubungan tersebut terlarang. Jika memang jodoh, Insya Allah akan dipertemukan dalam naungan cinta yang halal.

D. Yang Muda Yang Beriman
Iman mestinya menancap di hati anak-anak muda Islam. Hanya Allah yang seharusnya selalu berada dipikiran kita, bukan orang lain. Raga muda adalah tempat menggali berbagai potensi. Semakin tua kita hendaknya iman juga semakin berkualitas.

Ciri-ciri perempuan saleha
1) Senantiasa menutup aurat
2) Lebih sering di rumah ketimbang di luar.
3) Keluar rumah jika ada keperluan dan ditemani mahram.
4) Rajin hadir dalam kajian-kajian terutama kajian keislaman.
5) Tidak menaggapi godaan laki-laki.
6) Patuh pada suami dan menyayangi anaknya bagi yang udah berkeluarga.
7) Menjaga rasa malu.
8) Memanjangkan jilbabnya hingga menutupi dada, bukan mengikatnya ataupun melilitkannya di atas kepala.
9) Tidak neko-neko dengan pria yang melamarnya jika dianggapnya sudah cocok.
10) Tidak berharap laki-laki sesempurna Rasulullah karena dia sadar bahwa dirinya tidak sesempurna Khadijah.
11) Senantiasa menjaga lisannya.
12) Mencintai seseorang secara diam-diam dan menghijabi hatinya.
13) Jika disanjung hanya tersenyum dan mengucapkan Alhamdulillah karena hanya Allah yang pantas dipuji.

Maka dapat disimpulkan bahwa masa muda adalah waktu yang tepat untuk menggali berbagai potensi demi meraih cita-cita dan menjadi kebanggaan orang tua. Pacaran hanyalah membuat waktu terbuang sia-sia dan bisa saja akan menghancurkan masa depan. Dalam menanti jodoh tidak perlu berpacaran untuk mendapatkan pasangan yang ideal. kita tidak perlu khawatir terkait mengenai jodoh karena Allah sudah menciptakan jodoh masing-masing tiap manusia. Jomblo berkualitas adalah pilihan terbaik untuk memantaskan diri dalam menanti jodoh yang saleh.

By: Immawati Fitriani Nurdin
 
Sumber: Man Jadda wa Jadaa

Rabu, 13 Agustus 2014

Sejarah ISIS dan Pendapat Tokoh Agama tentang ISIS


PIKOM IMM FIP UNM - Bismillahirrahmanirrahim. Selamat datang di blog kami. Kali ini kami berbagi info mengenai ISIS yang sekarang menjadi topik yang sering dibicarakan. Sebenarnya apa itu ISIS ? ISIS singkatan dari Islamic State Of Iraq and Syria. Berikut ini sejarah singkat ISIS :

A. Sejarah ISIS
ISIS sebelumnya adalah bagian dari Al-Qaidah. Dibawah kepemimpinan Abu Bakar al-Baghdadi ISIS sempat menyatakan diri bergabung dengan Front Al Nusra, kelompok yang menyatakan diri sebagai satu-satunya afiliasi Al-Qaidah di Suriah. Namun karena metode ISIS/ISIL dianggap bertentangan dengan Al-Qaidah lantaran telah berbelok dari misi perjuangan nasional dengan menciptakan perang sektarian di Irak dan Suriah, ISIS dianggap tidak lagi sejalan dengan Al-Qaidah. Sebagai balasannya, Front Al-Nusra lalu melancarkan serangan perlawanan terhadap ISIS/ISIL guna merebut kembali kontrol atas Abu Kamal, wilayah timur Suriah yang berbatasan dengan Irak. Namun karena kebrutalan dan ambisi dari ISIS yang tidak segan melakukan penyiksaan bahkan pembunuhan terhadap para penentangnya, ISIS bisa menguasai sebagian besar wilayah Irak. Bahkan dibawah kepemimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi ISIS mendeklarasikan Negara Islam di sepanjang Irak dan Suriah dan juga menyatakan Al-Baghdadi akan menjadi pemimpin bagi umat muslim di seluruh dunia.

Pada 15 Mei 2010 Diangkatlah pemimpin baru yaitu Abu Bakar Al-Baghdady untuk menggantikan Abu Umar Al Baghdady yang telah meninggal. Seiring dengan Revolusi di Jazirah Arab yang dikenal dengan Musim Semi Arab dalam menumbangkan para diktator seperti yang terjadi di Tunisia, Libya dan Mesir, maka terjadi pula revolusi di Suriah, hanya saja demonstrasi rakyat di Suriah disambut dengan kekerasan dari Tentara Presiden Bashar Assad. Akibatnya Rakyat Suriah melakukan perlawaan dalam kelompok-kelompok bersenjata. Kelompok-kelompok ini dibantu oleh para pejuang dari luar negeri termasuk dari Negara Islam Irak. Dan ketika kelompok-kelompok pejuang rakyat Suriah ini akhirnya mampu membebaskan beberapa kota termasuk wilayah perbatasan dengan Irak maka menyatulah beberapa kota di Irak dan di Suriah dalam kontrol Negara Islam Irak.
Kenyataan ini akhirnya membuat Negara Islam Irak mendeklarasikan Negara Islam Irak dan Syam pada 9 April 2013 dengan Pemimpinnya yaitu Abu Bakar Al-Bagdhdady juga. Pada Maret 2014 wilayah yang telah dikontrol oleh Negara Islam Irak dan Syam meliputi sekitar 400.000 km2 yang berarti lebih luas dari beberapa negara Arab seperti Qatar, Emirat Arab, Bahrain, Yaman, Lebanon dan lain-lain. Pada kota-kota yang berhasil dikuasai Negara Islam Irak dan Syam menyediakan fasilitas umum meliputi penyediaan listrik, transportasi, sekolah dengan buku-bukunya, kegiatan ekonomi seperti pasar, toko, pabrik roti, layanan internet, media (koran) , pengadilan dan pengamanan dari kriminalitas.

Tidak seperti di wilayah Irak, maka di wilayah Syuriah ISIS terlibat konflik dengan kelompok pejuang Syuriah lain seperti Jabhat An Nusrah, Jabhah Islamiyah, Ahrar AS Syam dan lain-lain. Untuk meredakan konflik antar kelompok pejuang Suriah ini kemudian para ulama yang dianggap netral menggelar inisiatif untuk membentuk mahkamah syariah. Tetapi inisiatif ini tidak berjalan karena ISIS menolak pembentukan mahkamah syariah. Akibat dari penolakan ini dan karena statemen-statemen ISIS yang menyatakan bahwa kelompok-kelompok lain sebagai kafir (takfiri), maka kelompok lainnya menganggap ISIS sebagai khawarij. Sehingga para ulama membagi konflik di Suriah ini menjadi 3 pertentangan aliran yaitu Syiah (dari pemerintah pimpinan Presiden Bashar Assad) kemudian kelompok Khawarij (ISIS) dan kelompok Ahlussunnah waljamaah (dari kelompok pejuang Syuriah lainnya seperti Jabhat An Nusra, Ahrar As Syam, Jabhah Islamiyah dan lain-lain).

B. Pendapat  Ketua Umum Muhammadiyah

Din Syamsuddin 150x200 Din Syamsuddin selaku ketua umum Muhammadiyah, mengatakan bahwa ISIS bertentangan dengan kadiah Islam. Karenanya, umat Islam diminta untuk mewaspadai dan tidak terpengaruh dengan agitasi kelompok sektarian itu.

“ISIS menempuh cara-cara kekerasan, memaksakan kehendak, mengancam/meneror, dan membunuh orang yang tidak berdosa,” kata Din Syamsuddin, 4 Agustus 2014.

Din Syamsuddin menegaskan, cara itu bertentangan dengan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Tokoh Muhammadiyah ini juga meminta umat Islam seluruh dunia untuk menolak ISIS.

C. Pendapat Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia
Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) beserta lembaga-lembaga yang bergabung dengannya berkewajiban untuk menyampaikan pandangan dan sikap sebagai nasihat bagi umat Islam Indonesia dan seluruh komponen masyarakat yang membutuhkannya sebagai berikut:
  1. Bahwa kekhilafahan ditegakkan untuk melaksanakan hukum syari’at secara kaffah, lurus dan benar dalam keadaan damai tanpa ada intimidasi; melindungi agama, jiwa, akal, harta, dan kelangsungan regenerasi umat; mewujudkan persaudaraan Islam yang hakiki, dan membangun peradaban dengan cahaya Islam.
  2. Bahwa Imamah bukan merupakan pokok agama dalam pandangan ahlu sunnah wal jamaah melainkan sebagai furu’ (cabang) agama, maka tidak boleh dijadikan alat untuk mengkafirkan bagi yang tidak setuju.
  3. Bahwa pelaksanaan pengangkatan seorang pemimpin menjadi Khalifah kaum muslimin (pembai’atan) harus melalui prosedur Musyawarah Ahlul Halli wal ‘Aqdi yang merepresentasikan para Ulama Islam sedunia, sebagaimana ditegaskan Khalifah Umar bin Khathab Radhiyallahu ‘anhu dalam shahih Bukhori bahwa beliau berkata: “Siapa yang membaiat seseorang tanpa musyawarah kaum muslimin, dia jangan diikuti, demikian pula yang membaiatnya, agar tidak terjerumus untuk dibunuh keduanya.”
  4. Bahwa pengangkatan pemimpin ISIS menjadi Khalifah tidak melalui prosedur musyawarah yang benar, yaitu ketidakjelasan identitas para Ahli Syura yang mengangkatnya maupun identitas pemimpin yang diangkatnya sebagai Khalifah dan Imam tertinggi Daulah Islamiyah itu sendiri. Dengan demikian pembai’atan itu itu sendiri tidak benar secara syar’i.
  5. Bahwa telah terjadi penolakan dan pengingkaran tentang keabsahan Khilafah Daulah Islamiyah bentukan ISIS yang dinyatakan oleh para Ulama dunia, baik yang berdomisili di wilayah Iraq dan Syam itu sendiri maupun di berbagai negeri muslim yang lain. seperti yang dinyatakan oleh Ittihad ‘Aalamy li ‘ulama al Muslimin (Persatuan ulama dunia Islam) yang dipimpin oleh Syekh Dr Yusuf Qardhawi, Rabithah ulama Muslimin Ikatan Ulama Islam sedunia, Syekh Abdullah bin Muhammad bin Sulaiman Al Muhaisini, Ketua Rabithah Ulama Syam Syekh Usamah Rifa’i dan Syekh Abdul Muhsin bin Al ‘Abbad.
  6. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin untuk tidak latah ikut-ikutan tanpa dasar ilmu yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, serta harus tetap waspada dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dikembangkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang hendak memecah belah dan memancing situasi konflik dan disintegrasi internal umat Islam di negara Indonesia. Serta berprasangka baik dan bersikap adil terhadap saudara-saudara muslim yang sedang memperjuangkan harga diri dan kehormatan Islam di Irak, Syam dan seluruh dunia, sebagaimana yang diperintahkan Allah SWT dalam Al Maidah ayat 8: “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”(QS: Al-Maidah Ayat: 8)
  7. Menyerukan kepada ormas-ormas Islam agar bersama-sama berperan aktif meningkatkan kerjasama dan koordinasi dalam membangun situasi yang kondusif, tenang, damai, penuh kekeluargaan serta persahabatan di tengah umat dan bangsa.
  8. Menghimbau Pemerintah Indonesia agar tetap bersikap bijak, adil dan transparan dalam menangani kemungkinan terjadinya ekses negatif dari deklarasi Kekhalifah ISIS tersebut sehingga adanya kesalahfahaman di sebagian kalangan kaum muslimin di Indonesia tidak memicu potensi konflik yang lebih besar lagi.
  9. Menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya lembaga-lembaga sosial dan kemanusiaan untuk tetap konsisten membantu rakyat korban bencana kemanusiaan di Suriah dan Palestina.
  10. Mendoakan semua pihak yang terlanjur terlibat dengan tanpa dasar ilmu, semoga Allah SWT memberi taufiq dan hidayahnya kepada kita semua agar dapat kembali ke jalan yang benar yang diridhainya dan mengampuni segala khilaf dan kelemahan kita semua. Amin.

Demikian info ini. Wassalam

Wallahu 'alam

Sumber :
scrnfipunm.wordpress.com
id.wikipedia.org
dakwatuna.com

Minggu, 27 Juli 2014

Idul Fitri

PIKOM IMM FIP UNM - Bismillahirrahmanirrahim. Kali ini berbagi info mengenai Hari Raya Idul Fitri. Idul Fitri (Bahasa Arab: عيد الفطر ‘Īdul-Fiṭr) adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda.

Pada tanggal 1 syawal mulai berakhirnya puasa pada bulan Ramadan, kemudian merayakan Idul Fitri. Awal pagi hari selalu dilaksanakan Salat Idul Fitri (Salat Ied), disunnahkan melaksanakan salat Ied di tanah lapang atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar) apabila area ibadahnya tidak cukup menampung jamaah. Sebelum salat ied di lakukan imam mengingatkan siapa yang belum membayar zakat fitrah, sebab kalau selesai salat ied baru membayar zakatnya hukum nya sedekah biasa bukan zakat. Adapun hukum dari Salat Idul Fitri ini adalah sunnah mu'akkad. Di malam sebelum dan sesudah hari raya, umat muslim disunnahkan mengumandangkan takbir. Adapun kalimat takbir adalah sebagai berikut:

Arab Latin Terjemahan
الله أكبر الله أكبر الله أكبر Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
لا إله إلا الله la ilaha illa Allah Tidak ada Tuhan selain Allah
الله أكبر الله أكبر Allahu akbar, Allahu akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
ولله الحمد wa li-illahi al-hamd Segala puji hanya bagi Allah

Takbir mulai dikumandangkan setelah bulan Syawal dimulai. Selain menunaikan Salat Sunnah Idul Fitri, kaum muslimin juga harus membayar zakat fitrah sebanyak 2,5 kilogram bahan pangan pokok. Tujuan dari zakat fitrah sendiri adalah untuk memberi kebahagiaan pada kaum fakir miskin. Kemudian, Khutbah diberikan setelah Salat Idul Fitri berlangsung, dan dilanjutkan dengan do'a. Setelah itu, kaum muslimin di Indonesia memiliki tradisi saling bermaaf-maafan, terkadang beberapa orang akan berziarah mengunjungi kuburan. 

Di Indonesia sering mengucapkan doa Minal 'Aidin wal-Faizin, sebenarnya itu adalah tradisi masyarakat Asia Tenggara. Menurut sebagian besar ulama ucapan tersebut ditidaklah berdasar dari ucapan dari Nabi Muhammad. Perkataan ini mulanya berasal dari seorang penyair di masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengkisahkan dendang wanita di hari raya.

Adapun ucapan yang disunnahkan olehnya adalah Taqabbalallahu minna wa minkum ("Semoga Allah menerima amal kami dan kalian") atau Taqabbalallahu minna waminkum wa ahalahullahu ‘alaik ("Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu" dan semisalnya.”) dan semisalnya.

Amalan-amalan lain yang disunnahkan menjelang Idul Fitri adalah sbb:

1. Memperbanyak membaca takbir pada malam Idul Fitri. Itu merupakan ibadah yang kita lakukan untuk meninggalkan Ramadhan dan untuk menyambut kedatangan ‘Idul fitri. Oleh sebab itu, disunatkan kepada kita mengucapkan takbir dengan mengangkat suara, bermula waktunya dari terbenam matahari malam Hari Raya sehingga imam mengangkat takbiratul ihram sholat ied. Firman Allah Ta‘ala : 
"Dan agar kamu membesarkan Allah atas apa-apa yang telah Ia memberi petunjuk kepada kamu, dan agar kamu bersyukur (atas nikmat-nikmat yang telah diberikan”. ( Surah Al-Baqarah : 185) 
 
2. Menghidupkan malam Idul Fitri dengan memperbanyak beribadah kepada Allah, baik itu dzikir, sholat atau membaca al-Qur'an. Melantunkan kalimat takbir juga merupakan ibadah yang dianjurkan pada malam Idul Fitri. Dalam sebuah hadist riwayat Udah bin Shamit Rasulullah bersabda :"Barang siapa menghidupkan malam Ied dengan beribadah kepada Allah, niscaya hatinya tidak akan mati di hari dimana hati-hati manusia telah mait" (H.R. Thabrani).  
 
3. Mandi, memakai wangi-wangian, memakai pakaian yang terbaik, memendekkan kuku yang panjang dan menghilangkan bau badan.  
 
4. Bagi makmum disunnahkan agar datang ke masjid atau tempat sholat Ied dengan berjalan kaki dan berangkat pagi-pagi setelah sholat Subuh. Sedangkan bagi imam disunnahkan mengakhirkan kedatangannya ke masjid hingga menjelang sholat. 
 
5. Disunnahkan sarapan pagi dengan bilangan kurma ganjil sebelum berangkat ke masjid untuk sholat Ied. (H.R. Bukhari) 
 
6. Menunjukkan rasa gembira dan bahagia kepada semua orang yang ditemui serta bersikap dermawan lebih dari hari-hari biasa.

7. Disunnah berangkat dan pulang dari masjid melalui jalan yang berbeda untuk syiar agama.

Sekian info ini, untuk info lainnya seputar Hari Raya Idul Fitri, dapat dilihat di :

Sumber :
id.wikipedia.org
pesantrenvirtual.com

Rabu, 23 Juli 2014

Zakat Fithri

PIKOM IMM FIP UNM - Bismillahirrahmanirrahim. Selamat datang di blog kami. Kali ini kami berbagi info seputar zakat fithri atau biasa juga dikatakan zakat fithra.

A. Definisi 
Zakat fithri disandaran pada kata Al - Fithri (berbuka) karena dia diwajibkan pada saat dibolehkannya berbuka dari puasa Ramadhan dan dia merupakan sedekah bagi badan dan jiwa (Fahthul Bari III/ 430)

B. Yang Diwajibkan Bayar Zakat Fithri
Diwajibkan bagi setiap Muslim dewasa, baik laki-laki mapun perempuan, anak - anak, orang merdeka atau hamba sahaya, berdasarkan hadits Abdullah bin Umar:
"Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam telah mewajibkan zakat fithri di bulan Ramadhan atas seluruh kaum Muslimin baik ia adalah orang yang merdeka, hamba sahaya, laki-laki, perempuan, anak kecil atau orang dewasa." (HR. Al-Bukhari I/446 no: 1504 dan Muslim II/678 no: 984)

C. Ukuran dan Jenis Makanan untuk Zakat Fithri
Ukuran zakat fithri dari makanan yang mesti dikeluarkan adalah saru sha' yang nilainya sama dengan 4 mud (berdasarkan HR. Bukhari) atau kurang lebih 2,5 kg dari beras, gandum, kurma, keju kering, atau lainnya dari jenis makanan pokok. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Sa'id Al Khudri bahwa ia berkata
"Kami mengeluarkan zakat satu sha' dari makanan, gandum, kurma, susu kering atau anggur kering." (HR. Al-Bukhari I/467 no: 1506 dan Muslim II/678 no:985)

Banyak juga kalangan masyarakat menganggap bahwa pembayaran zakat fithri bisa diganti dengan uang ( info lebih jelasnya dapat dilihat disini ).

D. Waktu Pembayaran Zakat Fithri 
Waktu pembayaran zakat fithri ialah sejak terbenamnya matahari pada malam hari raya Idul Fithri, sampai sebelum kaum Muslimin pergi untuk shalat I'd. Hal berdasarkan hadits 'Umar
"Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan zakat fithri agar dikeluarkan sebelum orang-orang keluar ke lapangan untuk melakukan shalat 'Id". (HR. Al-Bukhari I/466 no: 1503 dan Muslim II/679 no:986)

Jadi barangsiapa yang meninggal dunia sebelum terbenamnya matahari maka ia tidak perlu dibayarkan zakatnya namun jika meninggal setelah terbenamnya matahari maka ia wajib dibayarkan zakatnya, demikian pula seandainya seseorang dilahirkan sebelum terbenamnya matahri maka ia wajib dibayarkan zakatnya, namun jika dilahirkan setelah terbenamnya matahari ia tidak perlu dibayarkan zakatnya.

E. Yang Berhak Menerima Zakat Fithri
1. Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
2. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.
3. Pengurus zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
4. Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
5. Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir.
6. Orang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya.
7. Pada jalan Allah (sabilillah): yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. Di antara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain.
8. Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya.

Hal ini sesuai dalam ayat Al Qur'an :
"Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".
(QS. At Taubah: 60)

Adapun kesalahan - kesalahan seputar zakat fithri dan hikmah disyariatkannya zakat fithri dapat dibaca disini.